Arsip untuk November, 2004

Lebih Bodoh Siapa?

Lebih bodoh mana : aku atau keledai?



Pernah Anda merasakan sehabis bepergian jauh kemudian pulang ke rumah tanpa merasakan apa pun dan lalu melanjutkan hidup seperti biasa? Sebagian orang pergi naik haji, pulang dan tetap melanjutkan hidupnya seperti sebelum berangkat haji. Tetap berselingkuh di belakang istrinya, tetap bolong-bolong sholatnya, tetap ngomongin orang dan tetap berpikir Tuhan itu bisa ditipu. Sebagian orang berangkat training motivasi dan kembali ke lingkungan kerjanya tanpa menunjukkan perubahan motivasi sedikit pun. Yang lain masuk bangku kuliah, mengeluarkan uang jutaan untuk mendapatkan gelar sarjana dan kembali dengan kualitas yang tidak jauh berbeda dengan beberapa tahun yang lalu saat masuk pertama kali. Masih banyak perjalanan lain yang ditempuh manusia yang tidak membuat manusia pergi ke manapun kecuali ke titik awal perjalanan.

Why are they doing that? Why am I doing this? Bahkan saya masih berpikir bahwa Tuhan selalu menyediakan Ramadhan berikutnya bagi saya membersihkan diri tanpa tahu bahwa Ramadhan berikut bukanlah janji yang harus ditepati. It’s a may be not a must be, tapi toh saya tetap berbuat dosa, toh saya tetap menunda sholat dan toh saya tetap belum bisa baca Quran. Pertanyaannya masih terngiang di telinga, mengapa manusia melakukan ini? Mengapa manusia rela merendahkan dirinya di bawah keledai yang bahkan tidak terperosok lubang yang sama kedua kalinya?

Let’s keep the question open, let’s keep the lubang open, siapa tahu next time sebagian manusia tidak kembali masuk lubang yang sama? Siapa tahu kita termasuk dalam manusia-manusia beruntung itu yang mendapatkan rahmat untuk mengambil jalan berputar yang berliku dan mendaki supaya terhindar dari lubang “keledai” yang sama? Insya Allah..

For all the marvelous stupid mankind

Fa, dpk24Nov2004

Komentar (2)